Muda Mudi Mekar Arum Sombangan  Gelar Pelatihan MC Bahasa Jawa  

  • May 04, 2026
  • Admin (FayiSubhi)
  • Sumbersari

Moyudan – Muda Mudi Mekar Arum (MA) Padukuhan XII Sombangan Sumbersari menggelar pelatihan panatacara atau Master of Ceremony (MC) dalam Bahasa Jawa pada Sabtu (2/5/2026), di rumah Ketua MA Muhammad Miqdad.  Miqdad menegaskan pentingnya generasi muda memiliki kecakapan MC Bahasa Jawa, yang banyak dibutuhkan masyarakat. 

 “Masyarakat membutuhkan MC Bahasa Jawa untuk berbagai acara seperti pengajian, hajatan, pertemuan RT/RW, apalagi saat ada sripah untuk upacara pemberangkatan jenasah,” ujar Miqdad.   Maka pelatihan menjadi panatacara tersebut cukup baik diselenggarakan, sekaligus sebagai upaya melestarikan Budaya Jawa yang adiluhung,

Materi pelatihan disampaikan  oleh Ketua KIM Sumber Biwara, Moyudan, Sugiyanto yang saat muda banyak berkiprah di kepemudaan.  Sugiyanto  menjelaskan panatacara memiliki peran sangat penting dalam hidup bermasyarakat dan generasi muda harus siap memenuhi kebutuhan warga.

“Pembawa acara atau panatacara dalam bahasa Jawa sangat penting dalam bermasyarakat. Generasi muda harus siap memenuhi kebutuhan masyarakat. Suatu saat kita diperlukan untuk menjadi pembawa acara pada acara apapun baik pertemuan, hajatan, atau upacara kematian.” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut, disampaikan beberapa urutan dasar menjadi panatacara yakni mengucapkan salam pembuka, mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan, membaca  Sholawat, pembuka disesuaikan dengan suasana dan kepentingan acara, Inti penyampaian susunan acara, serta penutup.

“Untuk pembuka kita sesuaikan suasana, kepentingan acara. Susunan acara pun disesuaikan dengan keperluan.  MC juga perlu memperhatikan pengucapan dalam bahasa Jawa,” tegas Sugiyanto.  

Tak kalah penting pula memperhatikan saat mengikuti suatu acara, memperhatikan bagaimana seorang MC memandu acara.  MC memiliki peran penting jalannya suatu acara, sehingga latihan pelatihan dapat menambah wawasan, pengetahuan, dan harus dipraktekkan dalam kegiatan nyata.  

Peserta tidak perlu takut salah saat praktek menjadi MC, seandainya ada kesalahan itu adalah proses alami untuk dievaluasi dan diperbaiki, sehigga ke depan kemampuan memandu acara bisa semakin baik, pungkasnya.  

Dengan pelatihan ini, Pengurus Muda Mudi Mekar Arum berharap para anggotanya siap saat diminta warga menjadi panatacara di hajatan, pertemuan, hingga upacara pemberangkatan jenazah.
Edy - KIM Sumber Biwara Moyudan