Pemkal Sumbersari Gelar Tirakatan Hadeging Sleman ke-110 Secara Sederhana

  • May 22, 2026
  • Admin (FayiSubhi)
  • Sumbersari

Moyudan – Pemerintah Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Sleman, menggelar peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 secara sederhana. Acara tirakatan berlangsung pada Kamis malam, 14 Mei 2026, di Pendopo Kalurahan Sumbersari.

Lurah Sumbersari, Sukadi, mengatakan keterbatasan anggaran membuat peringatan tahun ini digelar dengan format sederhana. Namun menurutnya, kesederhanaan justru menguatkan makna syukur dan refleksi.

“Yang lebih penting adalah bermunajat, mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat. Mari kita hening sejenak untuk bersyukur atas perjalanan panjang dan keberkahan usia ke-110 tahun Kabupaten Sleman. Semoga Sleman lebih sejahtera dan maju,” ujarnya.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Nggendhong Mikul Murih Rahayuning Sleman”. Sukadi menjelaskan, tema tersebut mengandung makna filosofis tentang kebersamaan untuk merawat, membangun, dan memperkuat kepedulian sosial demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat Sleman.

“Tema ini menegaskan pentingnya persatuan, gotong royong, dan sinergi antara pemerintah kalurahan dan seluruh komponen masyarakat untuk mencapai kemakmuran bersama,” tegasnya.

Ia mengajak pamong dan warga untuk terus merawat kearifan lokal, menguatkan pembangunan, serta meningkatkan kemandirian ekonomi desa. “Mari membangun semangat untuk menciptakan wilayah yang lebih aman, nyaman, ayem, harmonis, dan maju menatap masa depan,” pungkasnya.

Panewu Moyudan, Agung Dwi Maryoto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kalurahan Sumbersari menyelenggarakan tirakatan di tengah keterbatasan anggaran.

“Kami atas nama Pemerintah Kapanewon Moyudan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Peringatan hari jadi Sleman adalah momen refleksi, bersyukur, dan memusatkan batin dalam doa untuk para pendiri wilayah,” kata Agung.

Ia menekankan bahwa hari jadi juga menjadi momentum evaluasi kerja. “Jadikan kekurangan masa lalu sebagai bahan evaluasi untuk berinovasi dan mengambil langkah strategis. Mari terus mendukung program pembangunan, menjaga semangat, dan menguatkan gotong royong,” ajaknya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan potong tumpeng sebagai wujud syukur atas usia ke-110 Kabupaten Sleman. (Giek /KIM SB Moyudan)