Sanggar Tari Larasanti Berkomitmen Mempertahankan Budaya Lokal

  • Nov 25, 2025
  • Admin (FayiSubhi)
  • Sumberagung

Moyudan - Di tengah arus globalisasi yang kian meningkat dan seakan-akan tiada batas, Sanggar Tari Larasanti tetap berkomitmen mempertahankan budaya lokal. 

Sanggar Tari Larasanti yang beralamat di Jowahan, Sumberagung, Moyudan, Sleman tersebut jumlah siswanya ada 120 anak. Dari jumlah tersebut dibagi ke dalam beberapa kelompok, kelompok anak, kelompok remaja, kelompok dewasa, dan kelas unsur. 

Sanggar Tari Larasanti dikelola oleh dua bersaudara kakak beradik yaitu Welas Suprapti dan Wusanti. Ditengah kesibukan beliau sebagai pendidik di sekolah formal, tetapi tetap meluangkan waktu untuk membina anak bangsa dalam bidang seni. 

Wusanti sebagai pengelola sanggar, yang juga Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sangonan 3, saat di temui disanggarnya, Senin (24/11/2025) menuturkan bahwa Sanggar Tari Larasanti telah berdiri sejak 1 Juni 2000. " Bahkan sekarang ada anak didik saya dari Sanggar ini sudah mempunyai anak." Kata Wusanti. 

Welas Suprapti menambahkan selain mendidik seni tari Sanggarnya juga mendidik seni teater. Dalam seni tari selain tari klasik juga tari modern. "Namun kami tetap berkomitmen untuk mempertahankan budaya lokal." Tambah Welas. 

Lebih lanjut Santi menuturkan bahwa untuk tari modern lebih mudah karena tidak ada pakemnya. Sedangkan untuk tari klasik atau tari tradisional ada pakem atau aturan yang harus dilakukan." Kami, tetap konsisten untuk melestarikan budaya lokal, sebagai upaya mempertahankan budaya yang adiluhung." Ujar Santi. 

Santi juga menambahkan bahwa peserta didiknya bukan hanya dari  wilayah Moyudan, tetapi dari Godean, Gamping, Syegan, bahkan ada yang dari Kulon Progo. 

Ditempat yang sama salah satu siswanya Firda mengatakan bahwa dirinya ikut di sanggar tersebut sejak masih SMP, dan sekarang sudah lulus SMK, masih tetap berlatih, bahkan sekarang dipercaya menjadi pelatih tari kelompok anak. Ketika ditanya mengapa kok senang tari, Ia menjawab selain hobi juga karena kepingin tetap melestarikan budaya. " Siapa lagi yang mau melanjutkan dan mempertahankan budaya bangsa, kalau bukan kita generasi muda." Tegasnya. 
( Giek )