Dibalik Cerita Nama Padukuhan Nglahar Sumbersari
- Dec 01, 2025
- Admin (FayiSubhi)
- Sumbersari
Moyudan - Padukuhan Nglahar berada di Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman. Di jaman kolonial Nglahar merupakan Kalurahan tersendiri, yang membawahi lima Padukuhan yaitu Bendosari, Ngaglik, Gesikan, Sombangan dan Nglahar sendiri. Berdasarkan Maklumat Pemerintah Propinsi DIY Nomor 5 Tahun 1946 tanggal 16 November 1946, Kalurahan Nglahar dan Kalurahan Tumut serta Kalurahan Semingin digabungkan menjadi Kalurahan Sumbersari.
Pemberian nama Nglahar tidak terlepas dari sebuah perjuangan prajurit Mataram untuk mengusir penjajah Belanda. Dikisahkan pada tahun 1725 beberapa punggawa Keraton ada yang meninggalkan Keraton bersama Pangeran Diponegoro berjuang bersama rakyat untuk mengusir penjajah.
Salah satu diantaranya adalah Wijaya Kusuma. Beliau meninggalkan Keraton bersama tiga punggawa lainnya yaitu, Nglahar, Rekso Yuda, dan Joyo Watu. Mereka membuat pesanggrahan di sebuah tempat, dan disitulah mereka mengatur strategi perang dan memberikan ilmu agama, dan ilmu kanuragan kepada warga setempat.
Di pesanggrahan Wijaya Kusuma tersebutlah mereka berembug dan musyawarah. Di tempat itu pula dilakukan pembagian tugas sesuai bidangnya. Ki Nglahar membudangi tata kelola pemerintahan, Ki Reksa Yuda tentang peperangan, dan Ki Joyo Watu di bidang kesenian.
Tidak diketahui pasti tentang meninggalnya beliau, tetapi meninggalkan petilasan berupa makam. Wijaya Kusuma di makamkan di tanah milik Kasultanan yang tidak jauh dari tempat itu,. Rekso Yuda di makam Sari, Joyo Watu di Dukuh, sedangkan Ki Nglahar di makam Klecem.
Selanjutnya untuk mengabadikan nama Ki Ngahar tempat tersebut diberinama Padukuhan Nglahar sampai sekarang. Sejak dari jaman Kolonial Padukuhan Nglahar estafeta kepemimpinan Dukuh telah terjadi empat kali. Dukuh pertama Noto Suwardi diganti Mardi Suamintya, kemudian Wagimin, dan sekarang Wahyu Wibowo.
Menurut Wahyu Wibowo sebetulnya Ki Nglahar adalah nama samaran agar tidak dikenal oleh Keraton dan penjajah. "Sampai banyak orang tidak kenal nama aslinya." Ujar Bowo di rumahnya Sabtu (29/11/2025). Bowo juga mengutarakan bahwa makam Ki Nglahar berada di sudut utara makam Klecem Padukuhan Nglahar. (Giek / KIM Sumbeg Biwara)